
Jakarta, 5 September 2026 — Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Padang (UNP), Prof. Dr. Nurul Ihsan, M.Pd., resmi dilantik sebagai bagian dari Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) periode 2026–2030 pada bidang IPTEK. Pelantikan berlangsung di Padepokan Pencak Silat, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, dan dilakukan langsung oleh Ketua Umum KONI Pusat, Letjen TNI (Purn.) Marciano Norman.
Keterlibatan Prof. Nurul Ihsan dalam kepengurusan PB IPSI menjadi langkah strategis dalam memperkuat kontribusi perguruan tinggi terhadap pengembangan pencak silat berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK). Sebagai Dekan FIK UNP sekaligus Ketua Forum Dekan Ilmu Keolahragaan Indonesia, Prof. Nurul Ihsan memiliki peran penting dalam mendorong sinergi antara dunia akademik dan pembinaan olahraga prestasi.
Pencak silat tidak hanya merupakan olahraga bela diri, tetapi juga bagian dari warisan budaya Indonesia yang memiliki nilai pendidikan, sosial, budaya, dan mental-spiritual. Karena itu, pengembangan pencak silat perlu didukung oleh penelitian, teknologi, dan pendekatan sport science yang semakin kuat.
Momentum penting bagi FIK UNP hadir dalam Rapat Kerja Nasional PB IPSI yang dilaksanakan sehari setelah pelantikan. Dalam rapat tersebut disampaikan bahwa FIK UNP dipercaya sebagai penyelenggara utama International Martial Arts and Combat Sport Scientific Society (IMACSSS) 2027 yang akan dilaksanakan di Indonesia.
IMACSSS 2027 diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kajian dan pengembangan sport science pencak silat sekaligus memperluas jejaring akademik internasional dalam bidang olahraga bela diri.
Kepercayaan tersebut semakin kuat setelah Ketua Umum PB IPSI Sugiono menyetujui untuk menjadi Keynote Speaker pada konferensi IMACSSS 2027. Ketua Umum PB IPSI juga menyampaikan komitmen untuk mendorong penguatan sport science dalam pengembangan pencak silat Indonesia.
“Amanah ini menjadi kehormatan sekaligus tanggung jawab bagi FIK UNP. Kami ingin IMACSSS 2027 menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara ilmu pengetahuan, teknologi, dan pembinaan olahraga bela diri, khususnya pencak silat,” ujar Prof. Nurul Ihsan.
Dukungan terhadap persiapan IMACSSS 2027 juga datang dari Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi setelah berdiskusi langsung dengan Prof. Dr. Nurul Ihsan. Saat ini, FIK UNP mulai melakukan berbagai persiapan untuk menyukseskan penyelenggaraan konferensi internasional tersebut.
Melalui keterlibatan Prof. Nurul Ihsan di PB IPSI dan penyelenggaraan IMACSSS 2027, FIK UNP terus memperkuat perannya dalam pengembangan olahraga berbasis IPTEK, sport science, riset, dan kolaborasi internasional. Upaya ini sekaligus mendukung SDG 4 (Quality Education), SDG 9 (Industry, Innovation and Infrastructure), dan SDG 17 (Partnerships for the Goals).
(Eval Edmizal_Tim Humas FIK UNP)