Padang, 4 Agustus 2026 – Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Padang (UNP) kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan pendidikan tinggi keolahragaan di Indonesia melalui partisipasi aktif pada Musyawarah Nasional (Munas) Perkumpulan Program Studi Ilmu Keolahragaan Indonesia (P2SIKI) Tahun 2026 yang diselenggarakan di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Bandung, pada 23–25 Juli 2026. FIK UNP diwakili oleh Dr. Ridho Bahtra, S.Si., M.Pd., Kepala Departemen Kesehatan dan Rekreasi, serta Prof. Dr. Wilda Welis, S.P., M.Kes., Tim Kurikulum Program Studi Ilmu Keolahragaan sekaligus Bendahara P2SIKI periode 2022–2026.
Munas P2SIKI dibuka secara resmi oleh Prof. Dr. Komarudin, M.Pd., Dekan Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan (FPOK) UPI. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa ilmu keolahragaan memiliki peran yang semakin strategis dalam mendukung perkembangan olahraga modern, mulai dari terapi olahraga, sport massage, analisis performa, biomekanika, hingga berbagai bidang lain yang berbasis sport science.
Agenda utama Munas tahun ini meliputi pemilihan Ketua P2SIKI periode berikutnya dan penetapan Kurikulum Nasional Program Studi Ilmu Keolahragaan yang telah dibahas pada Rapat Kerja Nasional P2SIKI tahun 2025. Selain itu, peserta juga mengikuti sosialisasi Instrumen Akreditasi Program Studi (IAPS) BAN-PT 5.1, sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu pendidikan tinggi di Indonesia.
Keikutsertaan FIK UNP dalam forum nasional ini menunjukkan peran aktif fakultas dalam merumuskan arah pengembangan pendidikan ilmu keolahragaan di Indonesia. Melalui keterlibatan dosen dalam penyusunan kurikulum nasional dan penguatan sistem penjaminan mutu, FIK UNP terus berkontribusi dalam menghasilkan lulusan yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebutuhan dunia olahraga.
Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan UNP, Prof. Dr. Nurul Ihsan, M.Pd., mengapresiasi kontribusi dosen FIK UNP dalam forum strategis tersebut. Menurutnya, partisipasi aktif dalam P2SIKI merupakan bagian dari tanggung jawab akademik perguruan tinggi untuk terus berkontribusi terhadap kemajuan pendidikan keolahragaan nasional.
“Kami mengapresiasi keterlibatan Dr. Ridho Bahtra dan Prof. Dr. Wilda Welis dalam Munas P2SIKI 2026. Keikutsertaan FIK UNP dalam penyusunan Kurikulum Nasional dan pembahasan kebijakan pendidikan merupakan wujud komitmen kami untuk terus menghadirkan inovasi dalam pengembangan ilmu keolahragaan. Kami berharap hasil Munas ini dapat memperkuat kualitas kurikulum, meningkatkan daya saing lulusan, serta mendukung kemajuan pendidikan olahraga di Indonesia,” ujar Prof. Dr. Nurul Ihsan, M.Pd.
Lebih lanjut, beliau menambahkan bahwa kolaborasi antarpenyelenggara Program Studi Ilmu Keolahragaan menjadi langkah penting dalam menyelaraskan kurikulum dengan perkembangan sport science, kebutuhan dunia kerja, dan tantangan global. Melalui forum seperti P2SIKI, perguruan tinggi dapat saling berbagi praktik baik, memperkuat jejaring akademik, serta membangun standar mutu pendidikan yang semakin berkualitas.
Partisipasi FIK UNP dalam Munas P2SIKI 2026 semakin mempertegas komitmen fakultas dalam mendukung pengembangan pendidikan tinggi yang unggul, inovatif, dan berdaya saing global. Sinergi yang terjalin diharapkan dapat mendorong lahirnya berbagai kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat guna memperkuat ekosistem ilmu keolahragaan di Indonesia.
Kegiatan ini juga sejalan dengan komitmen Universitas Negeri Padang dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education) melalui penguatan kurikulum dan peningkatan mutu pendidikan tinggi, SDG 9 (Industry, Innovation and Infrastructure) melalui pengembangan inovasi berbasis sport science, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui kolaborasi antarpenyelenggara Program Studi Ilmu Keolahragaan di Indonesia dalam membangun pendidikan yang berkualitas dan berkelanjutan.
(Anisa Sholiha Mia_Tim Humas FIK UNP)