FIK UNP Gelar FGD Transformasi Pembelajaran PJOK Berbasis Digital melalui Integrasi AI dan Teknologi Informasi bagi Guru SMP Kota Padang
Padang – Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Padang (UNP) terus memperkuat perannya dalam mendukung peningkatan kompetensi guru melalui penyelenggaraan Focus Group Discussion (FGD) Transformasi Pembelajaran PJOK Berbasis Digital melalui Integrasi Artificial Intelligence (AI) dan Teknologi Informasi dalam Upaya Peningkatan Kualitas Pembelajaran Jasmani bagi Guru SMP Kota Padang. Kegiatan ini menjadi wadah diskusi akademik sekaligus berbagi praktik baik dalam pemanfaatan teknologi digital untuk mewujudkan pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) yang lebih inovatif, efektif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
FGD diprakarsai oleh Dr. Asep Sujana Wahyuri, M.Pd., dosen Departemen Pendidikan Olahraga FIK UNP, sebagai ketua pelaksana kegiatan. Acara dipandu oleh Hilmainur Syampurma, S.Pd., M.Pd., AIFMO-P, dosen Departemen Pendidikan Olahraga FIK UNP, yang bertindak sebagai moderator dan memfasilitasi jalannya diskusi secara interaktif antara narasumber dan peserta yang berasal dari guru-guru PJOK SMP se-Kota Padang.
Kegiatan menghadirkan dua narasumber yang merupakan akademisi berpengalaman di bidang pendidikan dan keolahragaan. Prof. Dr. Alnedral, M.Pd., dosen Departemen Pendidikan Kepelatihan Olahraga FIK UNP, menyampaikan materi bertajuk “Strategi dan Inovasi Pembelajaran PJOK”. Dalam paparannya, Prof. Alnedral menekankan pentingnya transformasi metode pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, dengan memanfaatkan teknologi digital dan Artificial Intelligence (AI) sebagai sarana untuk menciptakan proses belajar yang lebih interaktif, kreatif, dan bermakna.
Sementara itu, Dr. Roma Irawan, M.Pd., dosen Departemen Pendidikan Kepelatihan Olahraga FIK UNP, menyampaikan materi mengenai “Evaluasi Pembelajaran PJOK”. Ia menjelaskan berbagai pendekatan evaluasi yang dapat diterapkan dalam pembelajaran PJOK, termasuk pemanfaatan platform digital dan teknologi informasi untuk mengukur capaian belajar peserta didik secara lebih objektif, efisien, dan komprehensif.
Dalam diskusi yang berlangsung dinamis, para guru diberikan kesempatan untuk berbagi pengalaman serta tantangan yang dihadapi dalam mengimplementasikan pembelajaran PJOK berbasis teknologi di sekolah. Berbagai gagasan dan solusi turut dibahas, mulai dari pemanfaatan AI untuk menyusun perangkat ajar, pengembangan media pembelajaran interaktif, hingga penggunaan aplikasi digital dalam proses asesmen hasil belajar siswa.
Ketua pelaksana, Dr. Asep Sujana Wahyuri, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen FIK UNP dalam mendukung peningkatan kualitas guru PJOK agar mampu mengikuti perkembangan teknologi pendidikan. Menurutnya, transformasi digital bukan hanya tentang penggunaan perangkat teknologi, tetapi juga perubahan pola pikir guru dalam merancang pembelajaran yang lebih adaptif terhadap kebutuhan peserta didik di era digital.
Melalui kegiatan ini, FIK UNP kembali menegaskan perannya sebagai mitra strategis dunia pendidikan dalam meningkatkan kompetensi profesional guru melalui kolaborasi akademik, pengembangan inovasi pembelajaran, serta diseminasi hasil-hasil keilmuan yang relevan dengan kebutuhan pendidikan masa kini. Kegiatan FGD ini juga sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 4 (Quality Education) melalui peningkatan kompetensi guru dan inovasi pembelajaran berbasis teknologi, Tujuan 9 (Industry, Innovation and Infrastructure) melalui pemanfaatan Artificial Intelligence dan teknologi informasi dalam dunia pendidikan, serta Tujuan 17 (Partnerships for the Goals) dengan memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah dalam mewujudkan transformasi pendidikan yang berkualitas dan berkelanjutan.
(Riand Resmana_Tim Humas FIK UNP)
Anda Mungkin Suka Juga
Departemen Kepelatihan FIK UNP Melaksanakan Asesmen Lapangan
23 Mei 2025
PSSI Riau Gelar Kursus Wasit Lisensi C2 dan C3: Dosen FIK UNP Muhammad Arnando Jadi Instruktur Teknis
24 Oktober 2025