FIK UNP Perkuat Komitmen Wujudkan Kampus Aman dan Inklusif melalui Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Kekerasan
Padang, 16 Juli 2026 – Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Padang (UNP) terus menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan akademik yang aman, nyaman, inklusif, dan bebas dari segala bentuk kekerasan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui keikutsertaan dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa FIK dalam Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (PPK) yang diselenggarakan oleh Universitas Negeri Padang sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun 2026.
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman sivitas akademika mengenai pentingnya upaya pencegahan dan penanganan berbagai bentuk kekerasan di lingkungan perguruan tinggi. Selama sosialisasi, peserta memperoleh pembekalan mengenai pencegahan kekerasan seksual, perundungan (bullying), diskriminasi, kekerasan fisik maupun verbal, serta berbagai bentuk kekerasan lainnya yang berpotensi mengganggu terciptanya iklim akademik yang sehat dan kondusif. Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai mekanisme pelaporan, prosedur penanganan kasus, serta peran aktif seluruh warga kampus dalam membangun budaya yang menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan, saling menghormati, dan menghargai keberagaman.
Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan UNP, Prof. Dr. Nurul Ihsan, M.Pd., menegaskan bahwa terwujudnya lingkungan kampus yang aman dan bebas dari kekerasan merupakan tanggung jawab bersama seluruh sivitas akademika. Menurutnya, pencegahan kekerasan tidak hanya menjadi bagian dari implementasi kebijakan universitas, tetapi juga merupakan wujud nyata komitmen institusi dalam membangun budaya akademik yang berintegritas.
“Kami berkomitmen menjadikan Fakultas Ilmu Keolahragaan UNP sebagai lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan inklusif bagi seluruh sivitas akademika. Melalui sosialisasi ini, kami ingin memastikan bahwa setiap dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa memiliki pemahaman yang sama tentang pentingnya mencegah segala bentuk kekerasan, menjunjung tinggi nilai saling menghormati, serta berperan aktif dalam menciptakan budaya kampus yang humanis dan berkeadilan,” ujar Prof. Dr. Nurul Ihsan.
Ia menambahkan bahwa pengetahuan yang diperoleh dari kegiatan ini menjadi bekal penting bagi seluruh peserta, terutama mereka yang akan terlibat dalam penyelenggaraan PKKMB 2026. Dengan demikian, proses pengenalan kehidupan kampus bagi mahasiswa baru dapat berlangsung dalam suasana yang edukatif, ramah, dan menghormati hak setiap individu sehingga mahasiswa merasa aman sejak awal memasuki lingkungan perguruan tinggi.
Keikutsertaan FIK UNP dalam sosialisasi ini sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap implementasi kebijakan Universitas Negeri Padang dalam membangun kampus yang bebas dari kekerasan dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan. Melalui sinergi antara dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, serta seluruh unsur pimpinan, FIK UNP terus berupaya menciptakan budaya akademik yang sehat, saling menghargai, serta memberikan ruang yang aman bagi seluruh sivitas akademika untuk berkembang secara optimal.
Komitmen tersebut juga sejalan dengan upaya Universitas Negeri Padang dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Melalui penguatan budaya kampus yang aman dan inklusif, FIK UNP berkontribusi terhadap terwujudnya SDG 4 (Quality Education) melalui penyediaan lingkungan belajar yang berkualitas, SDG 5 (Gender Equality) melalui pencegahan kekerasan dan diskriminasi berbasis gender, SDG 10 (Reduced Inequalities) melalui penghormatan terhadap keberagaman dan kesetaraan hak seluruh sivitas akademika, serta SDG 16 (Peace, Justice and Strong Institutions) melalui penguatan tata kelola institusi yang transparan, akuntabel, dan responsif dalam mencegah serta menangani berbagai bentuk kekerasan di lingkungan perguruan tinggi. Melalui kegiatan ini, FIK UNP menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan lingkungan pendidikan tinggi yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik dan prestasi, tetapi juga menjadi ruang belajar yang aman, inklusif, dan berlandaskan nilai-nilai integritas, kemanusiaan, serta penghormatan terhadap hak setiap individu.
(Lusi Angelia_Humas FIK UNP)
Anda Mungkin Suka Juga
Sistem Penanganan Medis Pertandingan dalam Seminar Nasional HAORNAS 2025
10 September 2025
Prestasi Gemilang: Anjellyka Sari Raih Emas di Kejuaraan Nasional 1st Sambo Sport & Combat Bandung Open 2024
13 Juni 2024