Padang – Universitas Negeri Padang (UNP) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembinaan olahraga prestasi melalui penyelenggaraan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pencak Silat Rektor UNP Championship 2026 yang berlangsung di GOR Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) UNP, Kampus Air Tawar, Padang, pada 25–28 Juni 2026. Kejuaraan bergengsi ini diikuti ribuan pesilat dari delapan provinsi di Indonesia yang berkompetisi pada berbagai kategori pertandingan.
Diselenggarakan oleh Unit Kegiatan Pencak Silat Tribela UNP, kejuaraan ini menjadi ajang strategis untuk mengembangkan prestasi atlet sekaligus mempererat silaturahmi antarpesilat dari berbagai daerah. Selain menjadi arena kompetisi, Kejurnas ini juga diharapkan mampu melahirkan bibit-bibit atlet potensial yang siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional serta berkontribusi dalam pelestarian pencak silat sebagai warisan budaya Indonesia.
Kejurnas secara resmi dibuka oleh Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, yang menyampaikan apresiasi atas konsistensi UNP dalam mendukung pembinaan olahraga prestasi. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya pelestarian silek tradisi sebagai bagian dari identitas budaya Minangkabau sekaligus sarana pembentukan karakter generasi muda yang berintegritas, disiplin, dan menjunjung tinggi nilai sportivitas.
Rangkaian pembukaan kejuaraan juga diwarnai dengan pemberian penghargaan dari Pusat Riset Pencak Silat UNP kepada Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, dan Rektor Universitas Negeri Padang sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka dalam mendukung pengembangan pencak silat melalui pendidikan, penelitian, dan pelestarian budaya.
Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan UNP, Prof. Dr. Nurul Ihsan, M.Pd., menegaskan bahwa Kejurnas Pencak Silat Rektor UNP Championship merupakan bagian dari komitmen universitas dalam membangun ekosistem olahraga prestasi yang berkelanjutan melalui sinergi antara pendidikan, penelitian, dan kompetisi.
“Kejurnas Pencak Silat Rektor UNP Championship bukan sekadar ajang perebutan medali, tetapi juga menjadi ruang pembinaan karakter, sportivitas, dan pelestarian nilai-nilai luhur pencak silat sebagai warisan budaya Indonesia. Kehadiran ribuan pesilat dari delapan provinsi menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap UNP sebagai pusat pembinaan olahraga prestasi. Kami berharap kejuaraan ini terus melahirkan atlet-atlet berkualitas yang mampu mengharumkan nama daerah dan Indonesia di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Prof. Dr. Nurul Ihsan.
Ia menambahkan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam membangun ekosistem olahraga yang tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga pada pengembangan karakter, kepemimpinan, dan kolaborasi. Melalui penyelenggaraan kejuaraan nasional seperti ini, mahasiswa dan atlet muda memperoleh kesempatan untuk mengasah kemampuan teknis, memperkuat mental bertanding, serta memperluas jejaring dengan atlet dan pelatih dari berbagai daerah.
Penyelenggaraan Kejurnas Pencak Silat Rektor UNP Championship 2026 semakin memperkuat posisi Universitas Negeri Padang sebagai salah satu perguruan tinggi yang berperan aktif dalam pengembangan olahraga nasional. Tingginya antusiasme peserta dari berbagai provinsi menunjukkan bahwa UNP tidak hanya menjadi pusat pendidikan tinggi, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi dalam pembinaan atlet, pengembangan ilmu keolahragaan, serta pelestarian olahraga tradisional Indonesia.
Kejuaraan ini juga mencerminkan kontribusi Universitas Negeri Padang dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Melalui pembinaan olahraga yang inklusif dan berkelanjutan, kegiatan ini mendukung SDG 3 (Good Health and Well-being) dengan mendorong gaya hidup sehat dan peningkatan kualitas kesehatan melalui olahraga. Di sisi lain, penyelenggaraan kejuaraan berbasis perguruan tinggi turut memperkuat SDG 4 (Quality Education) melalui pengembangan karakter, kepemimpinan, dan kompetensi mahasiswa berbasis pengalaman nyata. Kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, organisasi olahraga, dan masyarakat juga menjadi wujud implementasi SDG 17 (Partnerships for the Goals) dalam membangun ekosistem olahraga yang berdaya saing dan berkelanjutan. Dengan semangat tersebut, UNP terus berkomitmen menghadirkan kegiatan yang tidak hanya melahirkan atlet berprestasi, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan sumber daya manusia dan kemajuan olahraga Indonesia.
(Marsika Sepyanda_Humas FIK UNP)