Mahasiswa Departemen Pendidikan Olahraga UNP Raih Medali Perunggu Di World Cup ISTAF Kuala Lumpur 2026, Harumkan Nama Indonesia Di Kancah Dunia
Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Departemen Pendidikan Olahraga Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang (FIK UNP), Riyo Zuliya Wandra. Atlet yang tergabung dalam Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Sumatera Barat tersebut berhasil meraih medali perunggu pada ajang bergengsi TM ISTAF Sepak takraw World Cup Kuala Lumpur 2026 yang berlangsung pada 16–23 Mei 2026 di Stadion Titiwangsa Kuala Lumpur, Malaysia. Kejuaraan dunia ini diikuti oleh 14 negara yang menampilkan atlet-atlet terbaik sepak takraw dari berbagai belahan dunia.
Keberhasilan Riyo Zuliya Wandra menjadi bukti bahwa mahasiswa tidak hanya mampu berprestasi dalam bidang akademik, tetapi juga mampu bersaing di level internasional melalui olahraga. Medali perunggu yang diraih menjadi pencapaian bersejarah sekaligus kebanggaan bagi Indonesia, Sumatera Barat, Universitas Negeri Padang, serta keluarga besar Fakultas Ilmu Keolahragaan.
Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang, Prof. Dr. Nurul Ihsan, M.Pd., menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Riyo Zuliya Wandra beserta seluruh pelatih yang telah bekerja keras mempersiapkan diri hingga mampu mengukir prestasi di tingkat dunia. Menurut Prof. Dr. Nurul Ihsan, M.Pd capaian tersebut merupakan hasil dari proses pembinaan olahraga yang berkelanjutan, kolaborasi berbagai pihak, serta dedikasi tinggi atlet dan pelatih dalam mengharumkan nama bangsa. Ia berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa FIK UNP lainnya untuk terus berjuang, berprestasi, dan membawa nama baik institusi pada berbagai kompetisi nasional maupun internasional.
Keikutsertaan dan keberhasilan mahasiswa UNP dalam ajang internasional ini juga sejalan dengan komitmen pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Good Health and Well-Being) melalui pengembangan olahraga yang mendorong kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, serta SDG 4 (Quality Education) melalui pembinaan mahasiswa berprestasi yang mampu mengintegrasikan pendidikan dan pengembangan bakat olahraga. Selain itu, prestasi ini turut mendukung SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, organisasi olahraga, pelatih, dan berbagai pemangku kepentingan dalam menciptakan atlet berprestasi di tingkat global. Keberhasilan Riyo Zuliya Wandra pada World Cup ISTAF Kuala Lumpur 2026 menjadi bukti nyata bahwa semangat, disiplin, dan kerja keras dapat mengantarkan mahasiswa Indonesia menuju prestasi dunia. Prestasi ini diharapkan semakin memperkuat posisi FIK UNP sebagai institusi yang konsisten melahirkan atlet-atlet unggul dan berdaya saing internasional.
Anda Mungkin Suka Juga
Pusat Riset Pencak Silat Universitas Negeri Padang Mengucapkan Dirgahayu ke-77 Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI
20 Mei 2025
Tim Atletik UNP Torehkan Prestasi Membanggakan di Ajang Invitasi Cabor Terukur Mahasiswa se-Indonesia di Jakarta
13 Juni 2025