Dosen FIK UNP Berperan Aktif dalam Kesuksesan Kontingen Sumbar di PON Beladiri Kudus
Kudus, 27 Oktober 2025 – Kontingen Sumatera Barat (Sumbar) berhasil menorehkan prestasi membanggakan di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) Beladiri yang berlangsung di Kudus pada tanggal 11-26 Oktober 2025. Keberhasilan ini tidak lepas dari peran aktif dosen-dosen Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Padang (UNP) yang turut serta dalam berbagai posisi strategis. Lebih dari sekadar prestasi olahraga, keterlibatan ini juga selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).
Tim medis, yang terdiri dari Dr. Liza, S.Si, M.Pd., Donald Syafrianto, S.Ft., M.Fis., dan Dr. Ilham, S.Si., M.Pd., serta Dr. dr. Pudia M Indika, M.Kes., AIFO-K. (dosen FK), berkontribusi langsung pada SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera. Mereka memastikan kesehatan dan keselamatan atlet, memberikan perawatan medis yang berkualitas, serta mendukung pemulihan yang optimal. Peran ini krusial dalam menciptakan lingkungan yang aman dan sehat bagi para atlet untuk berprestasi. Septri, S.Si., M.Pd., sebagai wasit karate dan Wakil Ketua KONI Sumbar, dan Desi Purnama Sari, S.Pd., M.Pd. sebagai wasit tarung derajat, berperan dalam SDG 16: Perdamaian, Keadilan dan Kelembagaan yang Kuat. Dengan memastikan pertandingan berjalan adil dan sportif, ia membangun fondasi yang kuat untuk keadilan dan integritas dalam olahraga.
Tim monev, yang beranggotakan Dr. Atradinal, M.Pd., Dr. Ardo Okilanda, M.Pd., dan Dr. Risky Syahputra, M.Pd., berkontribusi pada SDG 4: Pendidikan Berkualitas. Melalui evaluasi dan analisis data, mereka memberikan umpan balik yang konstruktif untuk meningkatkan kualitas pelatihan dan performa atlet. Dukungan psikologis dari Prof. Dr. Tjung Hauw Sin, M.Pd. Kons., juga mendukung SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, khususnya dalam aspek kesehatan mental. Beliau membantu atlet mengatasi tekanan, meningkatkan kepercayaan diri, dan menjaga keseimbangan emosional. Prof. Dr. Syahrial Bakhtiar, M.Pd., sebagai staf khusus KONI Sumbar, memfasilitasi SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Dengan memastikan kelancaran administrasi dan koordinasi, ia memperkuat kemitraan antara berbagai pihak yang terlibat dalam mendukung kontingen Sumbar.
Prof. Dr. Nurul Ihsan, M.Pd., selaku Dekan FIK UNP dan manajer tim silat Sumbar, memainkan peran kunci dalam SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Beliau membangun kolaborasi yang efektif antara universitas, KONI, dan tim atlet, menciptakan sinergi yang kuat untuk mencapai tujuan bersama.
Dengan kerja keras dan dedikasi tinggi, kontingen Sumbar berhasil meraih posisi ke-8 dengan perolehan 7 medali emas, 9 medali perak, dan 9 medali perunggu. Meskipun belum mencapai target awal 8 medali emas, prestasi ini tetap patut diapresiasi sebagai bukti semangat juang dan kerja sama tim yang solid, serta kontribusi nyata dari para dosen FIK UNP yang selaras dengan semangat Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.
Hasil ini menjadi modal berharga dan tolak ukur penting dalam mempersiapkan diri menuju PON XXII yang akan diselenggarakan di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB) pada tahun 2028. Dengan memanfaatkan momentum ini, Sumbar dapat mempersiapkan diri lebih baik, tidak hanya dari segi fisik dan teknik atlet, tetapi juga dari segi manajemen dan dukungan ilmiah, untuk meraih hasil yang lebih gemilang di PON NTT-NTB 2028. (FM)








Anda Mungkin Suka Juga
FIK-UNP dengan Perwakilan UNP di Malaysia gelar wisuda terbatas bagi gelar profesional ahli Terapi Senam dan Pijat Terapeutik
3 Juni 2024
PSSI Gelar Coach Educator Course di Lapangan Sepakbola FIK UNP
5 Februari 2025